Beranda > Al-Qur'an dan hadist > Menjawab Tentang Umm Qirfa

Menjawab Tentang Umm Qirfa


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Sebelum kita membahas tentang tuduhan pembunuhan terhadap Umm Qirfa ada baiknya kita menlihat referensi sirah nabawiyah dalam teks asli yang dijadikan landasan mereka.

Dalam sirah nabawi tertulis seperti ini teks aslinya :

غزوة زيد بن حارثة: في فَزَارة: وغزوة زيد بن حارثة أيضا وادي القُرى : لقى به بني فزارة، فأصيب بها ناسٌ من أصحابه ، وارتُثَّ زيد من بين القتلى، وفيها أصيب ورَد بن عَمرو بن مَداش ، وكان أحد بني سعد بن هُذَيل ، أصابه أحد بني بدر.
قال ابن هشام : سعد بن هُذَيْل .

قال ابن إسحاق : فلما قدم زيد بن حارثة آلى أن لا يمس رأسَه غُسل من جنابة حتى يغزوَ بني فَزَارة، فلما استبل من جراحته بعثه رسول الله صلى الله عليه وسلم إلى بني فَزَارة في جيش ، ققتلهمِ بوادي القُرى، وأصاب فيهم ، وقتل قَيسُ بن المسَحَّر اليَعْمُري مَسْعَدة بنَ حَكَمة بن مالك ابن حُذيفة بن بدر، وأسرَتْ أم قِرفة فاطمة بنت ربيعة بن بدر كانت عجوزا كبيرة عند مالك بن حُذيفة بن بدر، وبنتٌ لها، وعبداللّه بن مَسْعَدة، فأمر زيد بن حارثة قيس بن المسحَّر أن يقتل أمَّ قرفة، فقتلها قتلا عنيفاً، ثم قدموا على رسول الله صلى الله عليه وسلم بابنة أم قرفة وبابن مَسْعَده .
وكانت بنت أم قِرْفة لسلَمة بن عمرو بن الأكوع ، كان هو

الذي أصابها، وكانت في بيت شرف من قومها، كانت العرب تقول : ” لو كنتِ أعز من أم قرفة ما زدْتِ “. فسألها رسول الله صلى الله عليه وسلم سلمة، فوهبها له ، فأهداها لخاله حَزْن بن أبي وهب ، فولدت له عبد الرحمن ابن حَزْن . فقال قيس .بن المسَحَّرفى قتل مَسْعدة :
سَعَيْتُ بوَرْدٍ مثلَ سَعْىِ ابنِ أمِّه وإنى بوَرْدٍ في الحياةِ لثائِرُ
كررتُ عليه المهْرَ لما رأيتُه على بَطَلٍ من آلِ بَدْرٍ مُغَاوِرِ
فركَّبْتُ فيه قَعْضَبِيًّا كأنه شِهاب بمَعْرَاةٍ يُذَكَّى لناظرِ

Tentu saja dalam hal ini harus ada sanad periwayatan dalam tarik nabawi diatas dan mari kita bersama-sama memeriksa apakah sanad periwayatannya asli (shahih) atau palsu (maudhu)

Dalam Sirah Ibnu Hisyam tersebut setelah di telusuri bahwa kisah Peretempuran zaid bin harits melawan Bani Fazarah yaitu Ummi Qirfa diriwayatkan oleh هو محمد بن عمر بن واقد الواقدي Muhammad Umar Bin Al-Waqdi

Menurut Ibnu Jauziyah : شخص متهم
بالكذب لدى علماء الحديث

(Tertuduh sebagai pemalsu dari ulama hadist), والقصة أوردها ابن كثير في البداية والنهاية مختصرة ولم يعلق عليها بشىء وذكرها ابن هشام في السيرة وكلاهما عن محمد ابن اسحق الذي لم يذكر سند الرواية (Dan dalam kisahnya tidak disebutkan dalam Al-Bidayah wa nihayah Ibnu Katsir ringkasannya dan tidak di sebutkan atasnya sesuatu yang di sebutkan olehnya ibnu hisyam dalam sirah nabawiyahnya dalam periwayatan cerita tersebut.)

فالحاصل ان الرواية لم تصح فلا يجوز الاحتجاج بها
(Dan Hasilnya dari riwayat tersebut tidak sah tidak dapat diajukan olehnya )

(قال البخاري : الواقدي مديني سكن بغداد متروك الحديث تركه أحمد وابن نمير وابن المبارك وإسماعيل بن زكريا ( تهذيب الكمال مجلد
(Berkata Bukhari mengenai Al-WaQdi hadistnya matruk )

Jadi periwayatan tersebut tidak dapat di jadikan hujjah dikarena riwayat tersebut palsu. Inilah pentingnya dalam berdebat melawan kafir dengan ilmu bukan dengan rayu pemikiran sendiri kalo dengan rayu akhirnya menjadi tertawaan kafirun. karena agama di bangun atas sanad dan atsar. Kalau sanad dan atsar tidak tahu mustahil muslim dapat menjawab. Bagaimana cara tahunya Tuntulah Ilmu

انماالدين بالآثارليس بالراي ,ليس الدين بالكلام ، انما الدين بالآثار
Sesungguhnya Agama Itu Mengikuti Atsar Bukan Dengan Rayu (Pemikiran/pandangan sendiri), Bukanlah agama itu yang mengikut perkataan seseorang tetapi agama itu ialah dengan berpegang (mengikut) kepada atsar.


  1. daru
    Desember 15, 2011 pukul 23:55

    Emank sdh takdir,,suatu hari peperangan Islam dg kaum kafir tidak mungkin terelakan,,,,Kaum kafir dengan berbagai cara selalu berusaha menyerang orang Muslim,,,

  2. Peace
    Maret 19, 2012 pukul 17:46

    Jells sekali Allah tidak berkuasa. Jika ia berkuasa tidak perlu mengguna Muslim berperang dengan non-Muslim. Muhammad mengguna Allah untuk mendapat kuasa politik, kekayaan dan perempuan

  3. April 5, 2012 pukul 01:50

    Assalamu alaikum ww. Baru ngeh nih… tolong terjemahkan teks arabnya ya ustadz.. syukraan

  4. Begitu Kuasanya Sang Pencipta
    Juni 1, 2012 pukul 08:26

    buat komen peace yang mungkin keliru menilai Sang Pencipta dengan mengatakan Sang Pencipta tidak berkuasa. kalo boleh saya katakan ini bahaya. coba siapa yang kasih kita nyawa, Sang Pencipta bukan? yang kasih udara? yg kasih pikiran buat ngetik komen? saya cuma mau nyumbang saran aja, kadang emang Tuhan itu ngasih conto kisah yang kayanya kita harus nanggalin rasio kita dulu agar kita jatuh pada keyakinan terhadap kekuasaan Sang Pencipta, ato malah sebaliknya kita tergiur hasutan setan menjauh dari kuasaNYA. Tengoklah dengan kejadian penyaliban, kalo kuasa pasti orang Romawi yang memburu Isa Al Masih akan dibinasakan saja karena melecehkan seseorang yang diyakini kaum kristen sebagai anak Tuhan. Belum lagi kalo ada yang ngatakan kenapa Tuhan tidak turun langsung aja menyebarkan agama, kenapa harus pake Rasul atau Nabi bagi orang Islam, atau mungkin kenapa harus nyuruh anaknya yang harus tragis nasibnya di tangan orang romawi hanya untuk nebus dosa manusia. kalo dah gitu setan menari di benak kita untuk merendahkan kuasaNYA. kalo kuasa kenapa harus pake ditebus dosa umat manusia, toh dosa kan juga milik Tuhan tinggal hapus aja, diampuni aja kan beres tanpa harus ngorbanin anaknya. disinilah kita harus nanggalin akal kita yang terbatas ini dibandingkan kekuasaan, keperkasaan, keesaan Sang Pencipta. nanti kalo kita bebaskan pikiran kita “berkreasi” mengeksplor terlalu dalam dg versi kita yang lemah ini, kita juga bisa jatuh dalam pandangan minor bahwa Tuhan tak adil ketika liat ketimpangan. Kok ga semua kaya, kok ga semua sehat, kok yang nyuri duit rakyat alias menentang hukum Tuhan malah hidup kecukupan, sedang kita yang mandi keringat pagi ampe malam untuk menuhin anjuran Tuhan yakni bekerja dengan halal ga dapat seratus milyar, paling sehari cuma sekedarnya aja. apalagi kalo udah masuk ke penebusan dosa, enak dong yang nyuri milyaran duit rakyat karena bakal masuk surga juga sebab dosanya telah ditebus. enak dong yang merkosa, mbunuh, njual manusia, nipu rakyat semua bakal masuk surga karena sudah ditebus dosanya ma anak Tuhan. kalo anda kristen, bagaimanapun anda akan yakin itu bukan nunjukin lemahnya kekuasaan Tuhan, kalo anda muslim, anda harus tetap yakin ma kekuasaan Tuhan walau yang menindas seolah olah ga tersentuh hukum sedangkan yang ditindas kadang malah bernasib tragis. yakinlah bahwa Sang Pencipta punya konsep surga neraka karena disanalah peradilan yang tidak bisa disuap, semua adil. yang berdosa dan berhak dihukum akan dimasukkan neraka dulu, ketika sudah bersih dosanya, maka kaya manusia di dunia yang dipenjara, dia akan dibebaskan dan menghirup udara kemenangan, kalo di akhirat artinya dimasukkan surga. jadi ga ada yang nggerutu, itu si A pernah makan duit saya ketika menjabat kenapa sekarang sama2 senang tanpa ada hukuman, masuk surga lagi sama yang tak pernah berbuat salah. Semuanya adalah adil di tangan Tuhan, dan Tuhan Maha Kuasa atas jiwa raga kita, hidup mati kita, kebahagiaan kita dan Maha Kuasa atas segala sesuatu. Semoga ini bermanfaat

  5. September 3, 2014 pukul 12:45

    Remarkable! Its genuinely remarkable piece of writing, I have got much clear idea on the topic of from
    this post.

  6. November 3, 2014 pukul 15:07

    Article writing is also a excitement, if you be familiar with afterward you can write or else it is difficult to write.

  7. Juni 11, 2015 pukul 11:14

    My spouse and I absolutely love your blog and find nearly all of
    your post’s to be just what I’m looking for. Would you offer guest writers to write content in your case?
    I wouldn’t mind writing a post or elaborating on most of the subjects you
    write regarding here. Again, awesome site!

  1. Oktober 21, 2012 pukul 23:08

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: