Beranda > Bible > Lagi Bible Melegalkan Poligami

Lagi Bible Melegalkan Poligami


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ


Robert Morey dalam buku The Islamic invasion : Conftonting the world’s Fastest Growing Religion, menulis poligami Nabi saw secara negatif. Pada bab Life of Muhammad, Morey menyebut poligami Rasul sebagai salah satu dari dua kelemahan besar Nabi saw.

“Muhammad’s Personal Life. In his personal life, Muhammad had two great weaknesses. The first was greed… His next gtreatest weakness was woman” (p.85) (Kehidupan Pribadi Muhammad. Dalam kehidupan pribadinya, Muhammad mempunyai dua kelemahan. Pertama, Ketamakan… dan kelemahan Kedua adalah wanita).

Tuduhan ini sebenarnya usang dan naif. Usang, karena poligami dalam Islam dimaksudkan sebagai pembatasan dan pengaturan jumlah istri oleh seorang suami. Kosep ini, sangat berjasa bagi kemaslahatan umat manusia. Naif, karena dalam kitab suci mereka, tidak ada satu ayatpun yang mengecam apalagi melarang poligami.

Kitab Ulangan 21:15-16 dan Keluaran 21:10 menjelaskan, beberapa aturan hukum beristri lebih dari satu. Ini adalah bukti bahwa alkitab (Bibel) pun tidak melarang poligami. Alkitab, memberikan aturan tentang poligami, sesuai zaman yang berlaku pada masa itu.

Dalam Alkitab, pelaku poligami pertama kali adalah Lamekh (Kejadian 4:19). Dalam Ulangan 25:5 disebutkan, jika suami meninggal, maka sang istri itu harus dinikahi oleh saudara lelaki sang suami. Perkawinan antara janda dengan ipar ini disebut “Kewajiban Perkawinan Ipar”.

Jika saudara Ipar sudah beristri, ia harus memoligami janda iparnya. Jika saudara ipar itu menolak menikahinya dengan alasan tidak suka, ia dihukum oleh tokoh Nasrani dengan cara diludahi mukanya (Ulangan 25).

Dalam Bibel pun terdapat puisi tentang poligami : [8] Permaisuri ada enam puluh, selir delapan puluh, dan dara-dara tak terbilang banyaknya. [9] Tetapi dialah satu-satunya merpatiku, idam-idamanku, satu-satunya anak ibunya, anak kesayangan bagi yang melahirkannya, putri-putri melihatnya dan menyebutnya bahagia, permaisuri-permaisuri dan selir-selir memujinya (Kidung Agung 6:8-9).

Legalnya poligami ini, didukung fakta di dalam Bibel, bahwa para Nabi Bani Israil juga berpoligami. Nabi Ibrahin punya dua istri, yaitu Sara (Kejadian 11:29-31) dan Hagar (Kejadian 11:29-31). Selain itu, Ibrahim disebut juga punya gundik bernama Kentura (Kejadian 25:1).

Nabi Yakub punya empat istri, yaitu Lea, Rahel, Bilha dan Zilpa (Kejadian 29:31-32, 30:34, 30:39). Jejak Nabi Yakub ditiru oleh anaknya, Esau, dengan menikahi dua perempuan Kanaanm yaitu Ada dan Oholibama (Kejadian 36:2-10).

Nabi Musa berpoligami dengan mengawini dua istri. Salah satunya bernama Zipora (Keluaran 18:2, Bilangan 12:1). Salomo alias Nabi Sulaiman punya 700 istri dan 300 gundik (I Raja-raja:1-3). Anak kandung Salomo, Rehabeam, juga berpoligami. Ia punya 18 istri dan 60 gundik yang memberinya 28 anak laki-laki dan 60 perempuan (2 Tawarikh 11:21).

Nabi Daud memiliki banyak istri dan gundik, diantaranya Ahinoam, Abigail, Maacha, Hadjit, Edjla, Michal dan Batsyeba ,(I Samuel 25:43-44,27:3,30:5, II Samuel 3:1-5, 5:13, I Tawarikh 3:1-9, 14:3, II Samuel 16:22). Simson kawin beberapa kali (Hakim-hakim 14:10, 16:1-4), dan masih banyak lagi daftar pelaku pepoligami dalam Alkitab.

Jauh sebelum Rasul lahir, Nabi Daud, Abraham, Yakub dan Salomo telah mempraktikan poligami. Tapi tak satupun ayat Bibel yang mengecam atau menilainya sebagai tindakan yang salah, bermaksiat dan dosa.

Nabi Daud, mengoleksi banyka istri dan gundik, tapi Tuhan tidak mengecamnya sebagai kelemahan. Bahkan, Tuhan memberikan penghargaan dengan julukan “Nabi yang taat kepada Tuhan dan berkenan di hati-Nya” (Kisah Para Rasul 13:22).

Nabi Yakub menikahi banyak wanita yang memiliki hubungan darah. Toh, Yakub tidak dibenci Tuhan. Semasa hidunya, Allah justru menampakkan diri keada Yakub sebagai Allah Yang Maha Kuasa (Keluaran 6:2). Bahkan, Tuhan menjanjikan akan memberikan sebuah negeri pada keturunan Yajub (KEluaran 33:1). “Yakub adalah nabi yang diberkati Tuhan, berada dalam kerajaan Sorga (Kerajaan Allah) bersama dengan Abraham, Ishak dan semua nabi Allah,” (Matius 8:11), Lukas 13:28).

Labi Lot (Luth), dalam Bibel juga disebut memoligami dua kakak beradik hingaa beranak-pinak. Tapi, Tuhan tidak menegurnya sebagai orang yang berdosa karena berpoligami. Bahkan, Tuhan membeirkan pujian kepada Lot sebagai orang yang benar dan taat jepada Tuhan (II Petrus 2:7).

Bahkan, Nabi Salomo (Sulaiman) dalam Bibel diceritakan sebagai nabi superpoligami dengan koleksi istri terbanyak di dunia. Tuhan juga tidak mencelanya, sebagai tindakan maksiat. Tuhan justru menyayngi Salomo sebagai orang yang sudah dipilih Tuhan sejak bayi menjadi hamba-Nya yang akan mendirikan Bait Allah (I Tawarikh 22:9-10).

Pada masa Yesus, jika praktik poligami ini tercela dan hrus dihapus, pasti yesus menyikapinya dengan tegas. Ternyata, Yesus tidak pernah menghapus aturan tentang poligami yang diterapkan para Nabi terdahulu. “Janganlah kamu menyangka, bahw aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya,” (Matius 5:17).

Dalam buku Sex in The Bible, halaman 5 disebutkan, Yesus sendiri -meski Bibel tak menceritakan- apakah dia pernah menikah dan berpoligami? Tapi, Ia tak pernah komplain ketika murid terkasihnya, Petrus, menikah berulangkali. Yesus tak mengecam apalagi menyuruh Petrus menceraikan istri-istrinya. Ini menunjukkan, Yesus tidak mengharamkan poligami.

Sikap Yesus ini bisa dimaklumi, karena leluhur Yesus sendiri adalah pelaku poligami (silsilah leluhur Yesus ada di Injil Matius 1:1-17). (fakta/sabili)

Kategori:Bible Tag:, , ,
  1. thierry
    Juni 14, 2010 pukul 00:43

    Robert Morey sudah seharusnya malu dan menarik buku itu

  2. andry
    September 24, 2010 pukul 11:42

    ngaca coy…klo perjanjian lama itu wajar……maklum ada 10 hukum taurat…makannya srpd dosa cmn krn mengingini wanita lain adlh dosa…mending dipoligami

  3. andry
    September 24, 2010 pukul 11:44

    klo perjanjian baru ada gak? justru di al quran sll statusin hubungan jasmani yg doyan koleksi istri…klo perjanjian baru kami sorry gak ada coy

  4. ok
    Februari 7, 2011 pukul 11:56

    ya begonya menafsir sak karepe dewe padahal mereka tau apa… injil yang asli adja dah hilang bikin” injil injilan ummat macam apa tuh gag tau diri dan allah telah menjamin kemurnian alquran hingga akhir zaman camkan itu!!!!

  5. chanan muhammad
    September 28, 2011 pukul 20:51

    Di dalam Al Quran betapapun memandang polygami ada unsur “dzalim” kalau tidak polygami itu kata Allah : “lebih dekat tidak berbuat aniaya” FirmanNya: “Nikahilah, dua, tiga atau empat. Tetapi jika kamu takut tidak adil, maka NIKAHILAH SATU, KARENA YANG DEMIKIAN ITU LEBIH DEKAT KEPADA TIDAK BERBUAT ANIAYA.” Polygami memang hukum Allah yang Hirisc ( resiko tinggi ). Pertanyaanya mengapa Allah menyiapkan yang beresiko? Karena hukum Allah bukan hanyauntuk manusia abad ini, tetapi mungkin sampai dengan ribuan tahun yang akan datang, di mana jumlah wanita jauh lebih banyak dari lelaki. Jumlah wanita yang lebih banyak disebabkan fertilitas chromosom X. Untuk tercipta seorang lelaki dan seorang perempuan dibutuhkan 3 chromosom X dan hanya butu 1 chromosom Y. ( Yang 1 perempuan chromosom XX yang 1 lelaki XY. Lihat perbedaan kebutuhan jenis chromosum) Fertilitas chromosom X inilah secara rasional menyebabkan probebility kelahiran wanita lebih tinggi.Nabi mengingatkan demikian jga keadaan menjelang hari akhir. Allah Maha Tahu dan Maha Merencanakan.Jangan suka mencemooh hukum Allah tapi juga jangan suka menyalah gunakan hukum Allah hanya karena syahwat.

  6. alo
    Februari 11, 2012 pukul 12:32

    ya… begitulah. apa yang dikemukakan oleh sdr chanan muhamad adalah baik.

  7. Peace
    Maret 18, 2012 pukul 22:48

    Muhammad mengguna agama Islam mendapat kuasa, kekayaan dan perempuan. Jika ia tidak gila perempuan buat apa ia perlu banyak Isteri?

    • Januari 6, 2013 pukul 14:47

      Kalo beliau gila perempuan ngapain ngelalap janda?

    • Robby (Mualaf Mantan Katolik)
      Januari 12, 2014 pukul 12:36

      POLIGAMI ITU TAK DOSA!
      Para Nabi pun berpoligami. Contohnya Nabi Abraham (Ibrahim), Nabi Ya’kub, Nabi Daud, Nabi Salomo (Sulaiman)..
      Coba baca ALKITAB-mu, itu semua ada di Kitab PERJANJIAN LAMA. Kalo kamu baca sampai tuntas, harusnya anda tahu.. Apakah mereka berdosa karena berpoligami? Tentu tidak, ‘kan..

  8. Hamba ALLAH
    Juli 13, 2013 pukul 20:34

    isteri nabi hanya Aisyah yg masih gadis yg lain janda umur 60 th lebih

  9. Adithya
    Maret 4, 2014 pukul 01:59

    Ini kok ga ada lagi ya umat kristen yg bales. apa mereka sudah mengiyakan dan membenarkan bahwa poligami itu diperbolehkan?? seperti komentar Robby diatas, Rasul-rasul anda yg disebutkan Robby itu berpoligami saudara. lantas bagaimana kepada Rasul-rasul anda ini?? kalau anda membenci Poligami, berarti anda benci juga dong dengan perilaku Rasul-rasul Tuhan ini yg berpoligami?? saya mau tahu gimana tanggapannya mengenai hal ini dari saudara-saudara umat kristen

  10. :-)
    September 25, 2016 pukul 17:47

    Yah, sebelumnya ini anggapan yang salah ya… Karena jauh sebelum Tawarikh Matius Markus dan ayat ayat lain di atas ada ayat Ulangan 17:17″Juga janganlah ia mempunyai banyak isteri, supaya hatinya jangan menyimpan, emas dan perak pun janganlah ia kumpulkan terlalu banyak.”, itu merupakan teguran dan juga perintah dari Allah. Udah to jangan saling menjelekan… Junjung sikap toleransi dan saling menghargai… Allah kita itu sama… hanya Nabinya saja berbeda: orang yang menyebarkan perintah Allah

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: